Memaparkan catatan dengan label sentuh hatiku. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label sentuh hatiku. Papar semua catatan

Selasa, 10 Jun 2014

Saat Kau Sentuh Hatiku


Bila hatiku kau sentuh…bibir jadi kelu tak terkata.

kelak, ia kering dipanah mentari...

Hati jadi beku untuk berkata. Biarlah kusimpan segala bicara, agar nanti hanya hatiku sahaja yang terluka;

sendirian mengadap ranting-ranting yang terlerai rimbun daunan

Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehandaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Al Baqarah[2] : 284)


Terima kasih atas segalanya!


Hatiku memang rapuh, namun masih mampu kutampung retak serpihnya. Masih berdaya mengutip dan menampal biarpun tak terlindung retak itu.


Akhirnya...lelas itu tidak jua hilang tinggalkan bekas. Sakitnya terpalit ke mata, bayangnya dilampias pada senyum nan makin kaku.

Pernahkah kau tahu saat kau sentuh hatiku ini?